Mahasiswa “Ngampung”
Mengapa banyak mahasiswa yang sudah puas dengan hanya Indeks Prestasi (IP) tinggi. Tidak inginkah mereka sukses juga menjadi pemimpin di sebuah organisasi? Atau sukses berwirausaha dan berkarir?
Sahabat belajar-it, kali ini penulis akan memberikan catatan kritis buat mahasiswa “ngampung”. Maksudnya, mahasiswa ngampus-pulang alias mahasiswa yang enggan untuk berorganisasi atau membuat komunitas di kampus dan langsung pulang usai kuliah
Kebanyakan mahasiswa lebih berorientasi mengejar Indeks Prestasi (IP) yang sebesar-besarnya dengan harapan setelah lulus mudah untuk mendapatkan kerja.
Pemikiran di atas tidak disepenuhnya salah, karena salah satu indikator keberhasilan dari mahasiswa dapat dilihat dari tingginya Indeks Prestasi yang dicapai oleh mahasiswa. Tapi sebagai mahasiswa harus mampu membaca situasi yang berkembang, banyak perusahan yang tidak lagi menjadikan IP tinggi sebagai satu-satunya syarat untuk merekrut karyawannya tapi lebih melihat curriculum vitae calon karyawannya terutama pengalaman organisasi.
IP memang penting untuk melihat potensi intelektualitas dalam meniti karir professional, namun kemampuan berkomunikasi, kerja sama tim (teamwork) dan kecerdasan emosional-spiritual kini juga menjadi syarat utama bagi seorang karyawan untuk sukses memberikan kontribusi positif bagi perusahaannya.
Mengapa banyak sarjana fresh graduate yang IP-nya cum laude namun kinerja profesionalnya biasa-biasa saja sehingga karirnya stagnan? Karena sarjana tersebut semasa kuliahnya menjadi mahasiswa “ngampung” yang enggan berorganisasi dan bersosialisasi sehingga tidak mempunyai kemampuan berkomunikasi yang sangat dibutuhkan di dunia kerja. Di profesi tertentu seperti marketing yang tidak hanya membutuhkan kemampuan berkomunikasi yang baik tapi juga kemampuan me-lobby dan negosiasi. Kemampuan komunikasi, me-lobby dan negosiasi tidak akan didapatkan di bangku kuliah, tapi akan ditemukan melalui aktivitas berorganisasi.
Oleh sebab itu berorganisasilah semasa menjadi mahasiswa, karena dengan berorganisasi, bakat kepemimpinan seseorang akan muncul dan terasah. Sikap insiatif yang melekat pada ciri seorang pemimpin akan terasah melalui aktivitas organisasi.
Selamat berjuang para mahasiswa, jadilah agent of change dan agent of control





Recent Comments