Google+

Wowww… Media Penyebaran Malware PC Memungkinkan Melalui Udara

Dec 13, 2013 by

malware

Sahabat belajar-it, sebelum kita mengulas tentang judul dari artikel ini mungkin ada yang bertanya, Apa itu malware… ? Malware mempunyai nama lengkap Malicious Software, yaitu program yang dibuat dengan tujuan untuk menyusup atau merusak sistem komputer. Malware sering juga disebut dengan program “jahat”, karena malware dapat mengubah, menghapus, menyembunyikan, mencuri, memata-matai tanpa seizin pemiliknya dan perbuatan ini akan merugikan orang lain. Virus, worm, trojan, rootkit, adalah termasuk jenis malware yang sering kita dengar.

Bagaimana penyebarannya…? Media penyebaran malware yang paling banyak adalah menggunakan media penyimpanan dan melalui email. Nah… baru-baru ini sekelompok peneliti komputer dari Fraunhofer Institute for Communication, Information Processing, and Ergonomics, Jerman, dalam penelitiannya memungkinkan penyebaran malware lewat udara. Para peneliti ini bahkan sudah memiliki sejenis purwarupa malware yang mampu menginfeksi sebuah PC tanpa harus terhubung ke jaringan komputer sekalipun. Seperti apa?

Metode yang dikembangkan oleh para peneliti ini adalah dengan memanfaatkan gelombang audio frekuensi tinggi untuk mentransmisikan data antara 2 PC yang berbeda tempat. Penelitian ini pun sukses mengirim data antar PC yang berjarak sekitar 65 kaki atau sekitar 20 meter. Dalam pengembangannya, jarak ini bisa diperpanjang dengan metode mesh, yakni tiap komputer mentransmisikan data yang sama ke komputer lain di dekatnya.

“Di artikel kami dijelaskan bagaimana konsep lengkap dari celah udara bisa dipertimbangkan sebagai media komunikasi oleh laptop melalui speaker dan mikropon internal mereka,” jelas Michael Hanspach, salah satu peneliti purwarupa ini. Michael menambahkan bahwa melalui media udara ini sebuah informasi bisa menyebar melalui jaringan mesh yang terinfeksi, lantas terhubung ke jaringan komputer yang terisolasi.

Percobaan dilakukan dengan melibatkan 2 buah komputer Lenovo T400. Dengan speaker dan mikropon bawaan kedua laptop tadi dibantu dengan aplikasi khusus yang biasa dipakai untuk mentransmisikan data lewat media air, para peneliti berhasil melakukan transmisi data lewat udara dengan melakukan beberapa modifikasi.

Meskipun belum ada kasus yang melaporkan penularan malware lewat udara, namun para peneliti menyarankan beberapa langkah untuk menghindari hal ini, yaitu dengan mematikan speaker dan mikropon PC saat tidak digunakan atau menggunakan semacam penyaring audio yang memblokir transmisi data lewat frekuensi tinggi. (sumber: pc-plus)


ARTIKEL DISARANKAN

Related Posts

Share This

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Website Apps